Apa itu Filler Bibir? Manfaat, Resiko, dan Prosedurnya

Apa itu Filler Bibir Manfaat, Resiko, dan Prosedurnya

Mungkin Anda sudah tidak asing dengan perawatan kecantikan filler yang umumnya di lakukan untuk mempercantik bibir,menambah volume pada bibir, membentuk bibir lebih tegas dan sexy.

Filler merupakan salah satu perawatan yang saat ini di gandrungi oleh banyak orang karena memberikan hasil yang langsung terlihat signifikan tanpa melalui tindakan operasi sehingga menambah percaya diri.

Perawatan filler merupakan tindakan penyuntikan zat Hyaluronic Acid di bawah kulit untuk menambah volume. Orang-orang yang melakukan suntik filler di wajah biasanya mengalami berbagai masalah di wajah atau ingin tampil lebih cantik dan proporsional.

Suntik filler sendiri ada banyak jenisnya dan yang paling umum adalah Hyaluronic Acid,  Polimer buatan dan Hidroksiapatit kalsium.

Bagian tubuh yang paling umum di filler salah satunya adalah bibir, tujuan suntik filler bibir adalah untuk membuat bibir lebih tebal dan berisi.

Apa itu Filler Bibir?

Filler bibir adalah tindakan medis yang berfungsi untuk memberikan perubahan pada bibir seseorang, misalnya menambah ketebalan bibir sehingga terlihat lebih berisi.

Kylie Jenner adalah salah satu model yang memiliki bibir tebal dan sering menjadi standar kecantikan bagi orang tertentu. Banyak orang yang ingin memiliki bibir seperti Kylie Jenner, tidak heran jika banyak orang yang melakukkan filler bibir supaya mirip dengan model yang satu ini.

Cara yang di lakukan untuk filler bibir adalah dengan menyuntikan zat khusus pada lapisan bagian bibir. Biasanya zat yang di gunakan adalah asam hyaluronat, dimana zat tersebut secara alamiah juga terdapat pada tubuh manusia.

*Baca Juga: Apa itu Suntik Keloid? Manfaat, Prosedur, dan Risikonya

Jika Anda ingin memiliki bibir tebal dengan jangka waktu yang lebih lama, maka melakukan Hyaluronic acid filler adalah pilihan yang tepat. Jenis lip filler ini aman di gunakan karena bahannya bisa di dapatkan di dalam tubuh manusia yang mana ketika di suntikan ke bibir maka tidak akan ada penolakan dari tubuh.

Jenis filler bibir ini dapat mengubah bentuk bibir misalnya menebalkan, lebih berisi dan penuh serta bisa membentuk bibir (countering). Meskipun bertahan untuk jangka panjang namun ketahannya hanya sekitar 6 bulan karena zat tersebut terdegradasi atau terserap oleh tubuh. Maka Anda perlu menyuntikan filler ini lagi supaya bentuk bibir tetap terjaga.

Manfaat Filler Bibir yang Wajib Anda Ketahui

Bila di lakukan dengan metode yang benar dan di lakukan oleh seorang dokter estetika profesional, maka filler bibir dapat memberikan manfaat seperti berikut:

  1. Perubahan Bentuk Bibir Dapat Dikontrol

Supaya bentuk bibir sesuai dengan keinginan maka substansi yang di suntikan ke bibir akan di kontrol oleh dokter. Seorang profesional yang ahli di bidangnya dapat memperkirakan bentuk bibir yang ideal dengan bentuk wajah. Yakni membuat wajah terlihat lebih proporsional.

  1. Dapat Dilakukan Secara Bertahap

Jika penyuntikan pertama kurang memuaskan, maka Anda bisa melakukannya lagi dengan di substansi yang di sesuaikan. Anda bisa menghubungi dokter Anda kembali untuk melakukan penyuntikan filler bibir secara bertahap hingga Anda mendapatkan bentuk bibir yang diinginkan.

  1. Hasilnya Lebih Tahan Lama

Jika dengan make up tentu saja hasilnya tidak akan karena Anda harus melakukannya setiap waktu. Tapi dengan filler bibir hasilnya bisa tahan lama yaitu bisa mencapai 6 bulan. Jika sudah mencapai 6 bulan, maka Anda bisa melakukan suntik filler kembali untuk menjaga bentuk bibir Anda.

  1. Gumpalan Pada Bibir Dapat Disatukan

Biasanya setelah penyuntikan filler bibir akan ada rasa tidak nyaman, seperti gumpalan yang mungkin terasa menganggu. Namun tidak perlu khawatir, hal itu tidak akan berlangsung lama karena gumpalan akan lebih mudah di satukan dengan bibir Anda. Penggunaan hyaluronic acid filler adalah yang terbaik karena dapat menyatu dan di serap oleh tubuh sehingga tidak akan menyebabkan gumpalan pada bibir.

Resiko Menerapkan Lip Filler (Filler Bibir)

Meskipun cenderung aman, tetapi tetap saja ada efek samping yang dapat di rasakan oleh orang yang melakukan filler bibir apalagi jika di lakukan oleh dokter yang bukan ahlinya. Biasanya efek samping yang terjadi dari filler bibir adalah:

  • Infeksi
  • Memar
  • Reaksi alergi
  • Kerusakan jaringan
  • Hilang rasa atau kebas

Bagaimana Prosedur Lip Filler (Filler Bibir)?

Sebelum Anda melakukan filler bibir, pastikan Anda mengetahui prosedur sebelum melakukannya. Prosedur sebelum melakukan lip filler pastikan umur Anda di atas 17 tahun,Tidak memiliki infeksi pada area bibir atau mulut (Luka di bibir, Sariawan atau herpes mulut).

2 minggu sebelum melakukan filler bibir, pastikan Anda tidak mengkonsumsi vitamin atau obat-obatan yang bersifat mengencerkan darah.

Proses penggunaan lip filler: Anda akan di tempatkan di tempat khusus lalu bibir di olesi dengan bius lokal atau krim anestesi untuk 30 menit kedepan. Hal ini agar mengurangi rasa sakit saat proses penyuntikan.

Setelah proses selesai, prosedur selanjutnya yang harus Anda patuhi adalah tidak merokok, terpapar sinar matahari langsung, tidak mengkonsumsi air yang terlalu panas. Karena setelah penyuntikan kemungkinan Anda mengalami pembengkakan sementara pada area bibir Anda selama 5-7 hari.

*Baca Juga: Kursus Kecantikan Terbaik di Jakarta

Nah itu dia pengertian tentang filler bibir, manfaat, resiko dan prosedurnya. Jika Anda ingin melakukan filler bibir, pastikan Anda memilih tempat dan dokter yang tepat sehingga hasilnya tidak mengecewakan.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih dalam prosedur dan teknik khusus untuk melakukan injeksi filler bibir, Anda dapat mengikuti kursus estetika medis bersertifikat, bisa banget mengikuti pelatihan bersama Jakarta Science Academy yang merupakan lembaga kursus estetika medis terbaik di Indonesia.